menu

Jokowi Tegaskan Integrasi Transportasi di Jabodetabek Tak Bisa Ditunda Lagi

Ekonomi
Selasa, 19 Maret 2019, 13:36 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba


Jokowi Tegaskan Integrasi Transportasi di Jabodetabek Tak Bisa Ditunda Lagi

Penumpang berada di dalam kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI saat diuji coba di Jakarta, Selasa (12/2/2019). Kepala Divisi Sekretaris PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin mengatakan pihaknya berharap Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk pembangunan MRT ke depan akan lebih meningkat terutama pada fase II. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/pd.

SOKSINEWS.COM, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan integrasi transportasi di wilayah Jabodetabek tidak bisa ditunda-tunda lagi, karena kerugian akibat kemacetan di kawasan itu semakin besar.

"Integrasi tidak bisa ditunda-tunda lagi karena kemacetan di Jabodetabek telah menimbulkan kerugian," kata Presiden Jokowi ketika memimpin rapat kabinet terbatas membahas kebijakan pengelolaan transportasi Jabodetabek di Kantor Presiden Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (19/3).

Kepala Negara menyebutkan studi Bappenas menyebutkan kerugian akibat kemacetan di Jabodetabek telah mencapai Rp65 triliun, bahkan bisa mencapai Rp100 triliun.

"Ini harus segera diselesaikan, tidak boleh ada egosektoral," ujar Presiden Jokowi seperti dilansir ANTARA.

Ia menyebutkan rapat terbatas kali ini merupakan lanjutan rapat terbatas sebelumnya. Sebelumnya ia meminta Wakil Presiden M Jusuf Kalla mengkoordinasikan menteri dan gubernur untuk mempercepat integrasi pengelolaan transportasi antarwilayah di Jabodetabek.

Selain integrasi, Presiden Jokowi juga mengingatkan kesinambungan antarmoda baik MRT, LRT, TransJakarta, KRL, maupun angkutan umum lainnya.

"Saya yakin langkah ini akan mengurangi kemacetan di Jabodetabek," katanya.

Presiden Jokowi juga berkeyakinan selesainya proyek MRT dan LRT di Jakarta dan sekitarnya akan dapat menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman.

Usai rapat terbatas, Presiden Jokowi dan para menteri direncanakan meninjau dan mencoba MRT dari stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus.[]

Editor. Sunardi Panjaitan

Joko WidodoInfrastrukturJabodetabek

 

 

Baca Juga