menu
Munas Golkar

Airlangga Dinilai Gagal Urus Golkar, Indra Bambang Utoyo Putuskan Maju Caketum Golkar

Humaniora
Senin, 22 Juli 2019, 09:46 WIB
Penulis. Abu


Airlangga Dinilai Gagal Urus Golkar, Indra Bambang Utoyo Putuskan Maju Caketum Golkar

Airlangga Hartarto. Foto: BantenNews.co.id

SOKSINEWS.COM, Kritik dan penilaian negatif terhadap Airlangga Hartarto dalam memimpin Partai Golkar terus berdatangan dari sejumlah kader dan politikus partai berlambang Pohon Beringin itu. Kali ini datang dari Politikus Golkar, Indra Bambang Utoyo.

Indra memutuskan ikut meramaikan bursa calon ketua umum Partai Golkar untuk periode mendatang. Indra menganggap, di bawah kemimpinan Airlangga, Golkar tidak menujukkan ke arah yang lebih baik.

"Menurunnya perolehan suara dan kursi DPR pada Pemilu 2019 disebabkan oleh faktor kepemimpinan yang bermasalah. Tidak adanya isu strategis, tidak terlaksananya konsolidasi dengan baik, serta kasus korupsi yang menjerat kader partai," Ujar Indra, di Jakarta, Minggu (21/7/2019).

Indra menuturkan, sejarah terbentuknya Partai Golkar tak lepas dari peran Jenderal Ahmad Yani. Waktu itu, Ahmad Yani mendorong terbentuknya Sekber Golkar pada 1946 untuk menangkal berkembangnya paham ideologi yang mengancam Pancasila seperti Komunisme.

Sementara pada tantangan saat ini, kata Indra, meski sel-sel komunisme masih hidup, tetapi ada gangguan ideologi baru dari konsep khilafah. Menurut Indra, Golkar tidak mampu menjadi benteng Pancasila dalam melawan khilafah terutama saat kontestasi Pilgub DKI 2017 dan semakin memanas pada Pilpres 2019.

"Dalam kaitan ini saya melihat Golkar tidak menunjukkan kekhawatiran terhadap perkembangan khilafah ini, di mana seharusnya Golkar lah yang paling depan mewaspadai bahkan melawannya," ujar Indra.

Selain kondisi itu, lanjut Indra, Golkar juga dianggap semakin terpuruk. Ia mencermati konflik internal Golkar yang meruncing disebabkan persaingan kekuasaan. Dalam hal ini, Golkar tampak memperlihatkan wajah pragmatisme dan meninggalkan idealisme partai.

Indra juga bertemu dengan calon kandidat ketum lainnya, yaitu Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Dalam pertemuan itu, ada juga Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo. Baik Indra maupun Bamsoet yang notabene anggota FKPPI itu diberi pesan dari ketua umumnya agar menjaga kekompakan dan kesolidan dengan menunjukkan sikap dan idealisme organisasi keluarga besar TNI-Polri.[]

Editor. Abu

GolkarMunas

 

 

Baca Juga