menu

Airnav: Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Selimuti Asap, Penerbangan Aman Diatas Pukul 08:00

Ekonomi
Rabu, 18 September 2019, 09:16 WIB
Penulis. Ahmad Fiqi Purba


Airnav: Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Selimuti Asap, Penerbangan Aman Diatas Pukul 08:00

General Manager Airnav Cabang Palembang (tengah), Ari Subandri. (ANTARA/Aziz Munajar/19)

SOKSINEWS.COM, Kabut asap yang menyelimuti Bandara Mahmud Badaruddin II dua pekan terakhir mulai terpangkas pendek saat pagi hari.

General Manager Airnav Cabang Palembang, Ari Subandri mengatakan, jarak pandang aman untuk penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II saat ini berkisar pukul 08.00 WIB ke atas.

"Akibat kabut asap, jarak pandang memang menjadi berkurang, tetapi secara umum pelayanan navigasi penerbangan di Bandara SMB II masih lancar, baik untuk kedatangan maupun keberangkatan," kata Ari Subandri, Rabu (18/9/19).

Menurut dia jarak pandang kerap memburuk pada rentang pukul 05.00 - 07.30 WIB, jarak pandang terpendek pernah mencapai 300 meter, namun biasanya jarak pandang memanjang hingga enam kilometer seiring naiknya matahari ke permukaan jelang siang hari.

Sejauh ini, kata dia, belum ada gangguan berarti untuk penerbangan meski hampir setiap pagi bandara SMB II diselimuti kabut asap.

Maskapai tetap akan memberangkatkan penumpangnya walau harus delay beberapa menit, pesawat juga tetap dapat mendarat di bandara meski harus terpaksa berputar-putar di udara dengan waktu cukup lama, sebab semua penerbangan harus memastikan jarak pandang aman minimun 800 meter.

"Pada 16 September ada maskapai Garuda dan Batik yang berputar di udara (holding) akibat belum bisa mendarat, Airnav memang tegas dalam urusan jarak pandang, jika belum diizinkan turun maka pesawat tidak boleh mendarat," jelasnya.

Airnav Palembang mengawasi pergerakan 120 hingga 130 pesawat di Bandara SMB II Palembang setiap hari baik pesawat terjadwal maupun tidak terjadwal, sehingga dibutuhkan navigasi dengan akurasi tinggi agar penerbangan aman.

"Kami selalu memperbaharui informasi jarak pandang dengan BMKG Stasiun SMB II Palembang, tidak mesti periodik, setiap ada perubahan informasi terkait cuaca dan jarak pandang maka segera dikoordinasikan," tambah Ari.[]
 

Editor. Sunardi Panjaitan

KarhutlaAsapBandaraSultan Mahmud Badaruddin IIAri Subandri

 

 

Baca Juga